Sabhaty
Dukung Sabhaty
Dzikir shahih dengan sumber

Dzikir pagi lengkap dengan sumber

Tentang keutamaan dan waktu dzikir ini:

Dzikir pagi adalah benteng harian seorang muslim dan kunci keberkahan serta ketenangan di awal setiap hari. Waktu utamanya sejak terbit fajar shadiq hingga matahari tergelincir di siang hari.

Dzikir-dzikir Nabi yang diberkahi ini mencakup ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa lengkap untuk berlindung dari keburukan serta memohon perlindungan dan keselamatan, diriwayatkan dengan sanad shahih dalam kitab-kitab Sunnah.

Di Sabhaty setiap dzikir ditampilkan dalam teks Arab berharakat lengkap beserta sumber haditsnya, agar mudah dibaca, diamalkan dan dihitung pengulangannya.

Teks dzikir dengan rujukan (7 dzikir):

Diulang: 1 kali
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ المُلْكُ لِلَّهِ، وَالحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا اليَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا اليَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسَلِ وَسُوءِ الكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ.

Kami memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya; milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini dan kebaikan sesudahnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini dan keburukan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan keburukan masa tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur.

Sumber: Shahih Muslim (2723)Dzikir pagi yang lengkap untuk menjaga hamba sepanjang siang dan malamnya.
Diulang: 1 kali
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Ya Allah, Engkau Rabbku, tiada tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku hamba-Mu; aku berada di atas perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, karena tiada yang mengampuni dosa selain Engkau.

Sumber: Shahih Al-Bukhari (6306)Keutamaan: “Barang siapa membacanya di siang hari dengan yakin lalu meninggal pada hari itu sebelum sore, ia termasuk penghuni surga; dan barang siapa membacanya di malam hari dengan yakin lalu meninggal sebelum pagi, ia termasuk penghuni surga.”Sayyidul Istighfar: kalimat taubat dan syukur yang paling lengkap.
Diulang: 1 kali
اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ.

Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu pagi dan dengan-Mu kami memasuki waktu sore, dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kebangkitan.

Sumber: Sunan At-Tirmidzi (3391) dishahihkan Al-AlbaniMembuka hari dengan mengakui karunia dan pengaturan Allah.
Diulang: 3 kali
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ.

Bismillahil-ladhi la yadurru ma‘a ismihi shay’un fil-ardi wa la fis-sama’i, wa huwas-Sami‘ul-‘Alim

Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Sumber: Sunan Abu Dawud (5088) dan At-Tirmidzi (3388)Keutamaan: “Tidak ada sesuatu pun yang akan membahayakannya.”
Diulang: 3 kali
رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِالإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا.

Raditu billahi rabba, wa bil-Islami dina, wa bi-Muhammadin ﷺ nabiyya

Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad ﷺ sebagai Nabi.

Sumber: Sunan Abu Dawud (5072) dihasankan Al-AlbaniKeutamaan: “Allah pasti akan meridhainya pada hari kiamat.”
Diulang: 1 kali
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ.

Wahai Yang Mahahidup, wahai Yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh urusanku dan jangan Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata.

Sumber: Al-Mustadrak (Al-Hakim) (1/545) dihasankan Al-AlbaniDoa tawakal dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah.
Diulang: 3 kali
قِرَاءَةُ المُعَوِّذَاتِ: سُورَةُ الإِخْلَاصِ، وَسُورَةُ الفَلَقِ، وَسُورَةُ النَّاسِ (3 مَرَّاتٍ).

Membaca tiga surat pelindung: Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas (3 kali).

Sumber: Sunan Abu Dawud (5082) dan At-Tirmidzi (3575)Keutamaan: “Bacalah “Qul huwallahu ahad” dan dua surat pelindung (Al-Mu‘awwidzatain) di waktu sore dan pagi tiga kali, niscaya itu mencukupimu dari segala sesuatu.”

Pertanyaan umum tentang Dzikir pagi lengkap dengan sumber:

Kapan waktu dzikir pagi dimulai?

Menurut pendapat yang lebih kuat, dimulai sejak terbit fajar (Subuh). Waktu yang dianjurkan hingga matahari terbit, dan boleh diqadha hingga siang hari.

Apakah dzikir pagi harus dibaca berurutan?

Urutan dianjurkan, bukan wajib. Sebaiknya dimulai dengan Ayat Kursi, surat-surat pelindung dan Sayyidul Istighfar, lalu dzikir lainnya.

Bolehkah membaca dzikir pagi dari ponsel atau layar?

Boleh. Membaca dzikir dari ponsel atau komputer diperbolehkan, dan keutamaan serta keberkahan dzikir tetap didapat, dengan izin Allah, selama hati dan lisan hadir.

Apa keutamaan membaca dzikir pagi setiap hari?

Merutinkan dzikir pagi adalah perlindungan dari segala keburukan, ketenangan hati, serta sebab diampuninya dosa, bertambahnya pahala dan berkahnya rezeki dan pekerjaan.